Panitia Kongres Pemoeda

Dasar terbentuknya Indonesia adalah Sumpah Pemuda tahun 1928. Sebelum diadakannya Sumpah Pemuda, perjuangan melawan Hindia Belanda dilakukan sendiri-sendiri oleh elemen-elemen bangsa Indonesia. Melalui Sumpah Pemuda, barulah terbentuk satu Indonesia, yakni kesatuan tanah air, bangsa dan bahasa persatuan. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari andil Panitia Kongres Pemuda.

Susunan Panitia Kongres Pemoeda terdiri dari :

Ketua : Soegondo Djojopoespito (PPPI)
Wakil Ketua : R.M. Djoko Marsaid (Jong Java)
Sekretaris : Mohammad Jamin (Jong Sumateranen Bond)
Bendahara : Amir Sjarifuddin (Jong Bataks Bond)
Pembantu I : Djohan Mohammad Tjai (Jong Islamieten Bond)
Pembantu II : R. Katja Soengkana (Pemoeda Indonesia)
Pembantu III : Senduk (Jong Celebes)
Pembantu IV : Johanes Leimena (yong Ambon)
Pembantu V : Rochjani Soe’oed (Pemoeda Kaoem Betawi)

Peserta :

  1. Abdul Muthalib Sangadji

  2. Purnama Wulan

  3. Abdul Rachman

  4. Raden Soeharto

  5. Abu Hanifah

  6. Raden Soekamso

  7. Adnan Kapau Gani

  8. Ramelan

  9. Amir (Dienaren van Indie)

  10. Saerun (Keng Po)

  11. Anta Permana

  12. Sahardjo

  13. Anwari

  14. Sarbini

  15. Arnold Manonutu

  16. Sarmidi Mangunsarkoro

  17. Assaat

  18. Sartono

  19. Bahder Djohan

  20. S.M. Kartosoewirjo

  21. Dali

  22. Setiawan

  23. Darsa

  24. Sigit (Indonesische Studieclub)

  25. Dien Pantouw

  26. Siti Sundari

  27. Djuanda

  28. Sjahpuddin Latif

  29. Dr.Pijper

  30. Sjahrial (Adviseur voor inlandsch Zaken)

  31. Emma Puradiredja

  32. Soejono Djoenoed Poeponegoro

  33. Halim

  34. R.M. Djoko Marsaid

  35. Hamami

  36. Soekamto

  37. Jo Tumbuhan

  38. Soekmono

  39. Joesoepadi

  40. Soekowati (Volksraad)

  41. Jos Masdani

  42. Soemanang

  43. Kadir

  44. Soemarto

  45. Karto Menggolo

  46. Soenario (PAPI & INPO)

  47. Kasman Singodimedjo

  48. Soerjadi

  49. Koentjoro Poerbopranoto

  50. Soewadji Prawirohardjo

  51. Martakusuma

  52. Soewirjo

  53. Masmoen Rasid

  54. Soeworo

  55. Mohammad Ali Hanafiah

  56. Suhara

  57. Mohammad Nazif

  58. Sujono (Volksraad)

  59. Mohammad Roem

  60. Sulaeman

  61. Mohammad Tabrani

  62. Suwarni

  63. Mohammad Tamzil

  64. Tjahija

  65. Muhidin (Pasundan)

  66. Van der Plaas (Pemerintah Belanda)

  67. Mukarno

  68. Wilopo

  69. Muwardi

  70. Wage Rudolf Soepratman

  71. Nona Tumbel

Catatan :
Sebelum pembacaan teks Soempah Pemoeda diperdengarkan lagu"Indonesia Raya"
gubahan W.R. Soepratman dengan gesekan biolanya.

  1. Teks Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 bertempat
    di Jalan Kramat Raya nomor 106 Jakarta Pusat sekarang menjadi Museum Sumpah
    Pemuda, pada waktu itu adalah milik dari seorang Tionghoa yang bernama Sie
    Kong Liong.
  2. 2. Golongan Timur Asing Tionghoa yang turut hadir sebagai peninjau
    Kongres Pemuda pada waktu pembacaan teks Sumpah Pemuda ada 4 (empat) orang
    yaitu :
    a. Kwee Thiam Hong
    b. Oey Kay Siang
    c. John Lauw Tjoan Hok
    d. Tjio Djien kwie

This post has already been read 58 times!